Minggu, 11 Januari 2015



Dengan mata kuliah Filsafat Administrasi saya mampu menguasai konsep teoritis karena apa yang ada dalam materi mudah dapat saya mengerti dan saya implementasikan. Konsep filsafat administrasi mengacu pada materi yang sudah di ajarkan pada dasarnya kita yang akan di cetak menjadi seorang pemimpin tentunya harus mempelajari hakikat filsafat administrasi sedalam-dalamnya dimana filsafat mengajarkan kita untuk cinta akan kebijaksanaan arif dalam pengambilan keputusan serta dapat membedakan yang baik dan buruk, yang jelek dan yang indah, serta yang salah dan benar. Pemimpin juga tidak terlepas dengan administrasi dimana administrasi yaitu proses kerjasama antara dua orang manusia atau lebih demi mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama. Artinya di sini pemimpin harus bersikap yang baik terhadap anggotanya sebagaimana seperti karakter manusia pada teori Y yang selalu melihat sesuatu dari segi positif. Selain itu pemimpin dalam suatu organisasi atau wadah dimana orang-orang berkumpul demi mencapai tujuan haruslah bertanggung jawab atas tugasnya. Sehingga pemimpin yang bijaksana dapat memecahkan berbagai macam persoalan baik persolan orang lain atau anggotanya maupun memecahkan masalah pribadinya.
          Dengan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang ada tentunya ini merupakan penunjang kesejahteraan ekonomi maupun pembangunan jika dikelolah oleh pemimpin yang bijaksana maka memperoleh hasil yang baik. Penduduk, masyarakat atau istilahnya sumber daya manusia merupakan aset penting dalam pembangunan mengingat penduduk sebagai agent of development, sehingga tidaklah berlebihan bila dikatakan berhasil tidaknya pembangunan ditentukan oleh sikap penduduk selama proses pembangunan berlangsung. Selain itu campur tangan pemerintah kita yang nantinya tentu sangat di perlukan untuk meperbaiki semua kekacauan pembangunan yang terjadi saat ini baik dari ekonomi,pembangunan,sosial dan budaya.
          Maka kesimpulannya dari konsep filsafat administrasi yang materinya berkaitan antara satu dengan yang lain tentu mengajarkan kita untuk menjadi pemimpin yang bijaksana, arif, bertanggung jawab dan mempunyai korelasi yang baik dengan bawahan agar dalam proses pembangunan saya sebagai generasi muda dapat melakukan yang terbaik untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar